Pringsewu –Riautama.Com Kebudayaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan jati diri suatu daerah. Kebudayaan tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga landasan utama dalam pembangunan masa kini dan masa depan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat mengukuhkan Dewan Kebudayaan Pringsewu (DKP) di Talang Indah, Kelurahan Pajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (31/1/2026).
Menurut bupati, Kabupaten Pringsewu merupakan daerah heterogen dengan keberagaman adat, budaya, serta latar belakang sosial masyarakat. Kondisi tersebut menjadikan kebudayaan sebagai perekat harmoni di tengah kemajemukan.
“Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen untuk terus mendukung program-program kebudayaan yang inklusif, edukatif, dan berkelanjutan, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku seni, dan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga berpesan agar Dewan Kebudayaan Pringsewu dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melestarikan budaya, melahirkan program-program inovatif, serta memajukan budaya lokal dan nasional. DKP diharapkan menjadi wadah pemikiran, penggerak, sekaligus pengawal kebijakan kebudayaan agar jati diri dan kearifan lokal tetap terjaga.
“Pengukuhan ini hendaknya menjadi titik awal untuk bekerja secara aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam memperkuat jati diri budaya daerah. Ini merupakan amanah dan tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengembangkan, serta melestarikan kekayaan budaya di Kabupaten Pringsewu,” pungkasnya.
Pengukuhan DKP periode 2025–2030 yang diketuai oleh Khoirul Anwar tersebut turut dihadiri anggota DPRD Pringsewu Suyadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Supriyanto, Kepala Bakesbangpol Catur Agus Dewanto, para pelaku budaya, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
(Wik)



Social Footer