Riautama.com - Bangkinang – Kabupaten Kampar yang dikenal memiliki kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata yang beragam terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, saat menerima kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pariwisata, Zita Anjani, S.Sos, M.Sc, di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Bangkinang, Ahad (08/02).
Kunjungan Staf Khusus Presiden RI Prabowo Subianto ini dimanfaatkan oleh Bupati Kampar untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan sekaligus usulan strategis terkait pembangunan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Kampar, yang dinilai memiliki potensi besar namun masih membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan tiga usulan prioritas pembangunan pariwisata Kabupaten Kampar, yakni pembangunan sarana dan prasarana pendukung destinasi wisata, penguatan promosi pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku wisata melalui berbagai pelatihan kepariwisataan.
“Pariwisata ini tidak akan pernah habis. Kampar memiliki alam yang indah, budaya yang kuat, serta kearifan lokal yang khas. Namun semua itu perlu sentuhan dari berbagai aspek, terutama dukungan pendanaan melalui APBN agar potensi ini bisa dikelola secara maksimal dan berkelanjutan,” ujar Bupati Kampar.
Bupati Ahmad Yuzar juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Staf Khusus Presiden, kementerian terkait, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dalam rangka mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata di daerah.
“Kami sangat terbuka dan siap bersinergi dengan Staf Khusus Presiden maupun kementerian terkait. Harapan kami, pariwisata Kampar dapat menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat kecil di sekitar destinasi wisata,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag, M.Si, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, juga menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan pariwisata Kampar yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
Turut hadir mendampingi Bupati Kampar dalam pertemuan tersebut, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar Afdhal, ST, MT, Anggota DPRD Provinsi Riau Diski, Anggota DPRD Kampar Zulfan Azmi, Anggota DPRD Kampar Rizal Rambe serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Camat se Kabupaten Kampar serta tamu undangan penting lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menyampaikan bahwa kunjungan ke Kabupaten Kampar merupakan bagian dari rangkaian eksplorasi potensi pariwisata di Provinsi Riau. Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Siak.
“Kami akan terus mengeksplorasi potensi pariwisata di Riau. Sebelumnya kami berkunjung ke Siak, dan hari ini kami berada di Kabupaten Kampar. Kampar merupakan daerah penunjang ibu kota provinsi yang memiliki potensi wisata sangat besar,” ungkap Zita Anjani.
Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal melalui pengelolaan yang baik, restorasi destinasi wisata, serta penguatan peran masyarakat dalam sektor pariwisata. Dengan demikian, pariwisata tidak hanya menjadi daya tarik daerah, tetapi juga mampu menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kampar memiliki potensi wisata yang sangat banyak, baik alam, budaya, maupun wisata buatan. Ini patut kita kelola dan kembangkan dengan baik agar dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat kecil,” tutup Zita Anjani.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Pusat, khususnya dalam mewujudkan pembangunan pariwisata Kampar yang maju, berdaya saing, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kunjungan ke Riau ini ditutup dengan mengunjungi Lokasi Situs Cagar Budaya Candi Muara Takus di Kecamatan XIII Koto Kampar.
(Diskominfo Kampar / jh)



Social Footer