
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat Realisasi Fisik Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Selasa (10/03).
Dalam arahannya, Bupati Kampar menegaskan bahwa sesuai dengan turunnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri), pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk mendirikan posko di wilayah perbatasan serta kawasan strategis lainnya.
“Berdasarkan arahan dari Mendagri, kita diminta untuk siaga dengan mendirikan posko di perbatasan dan titik-titik strategis lainnya. Untuk Kabupaten Kampar sendiri direncanakan akan didirikan delapan posko,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, khususnya jalan rusak yang berpotensi menghambat arus mudik masyarakat.
Menurutnya, memasuki akhir bulan Ramadhan biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup signifikan, terutama dalam menghadapi perayaan Idul Fitri. Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, gangguan rantai pasok, hingga kemacetan di sejumlah titik.
“Kita harus mewaspadai berbagai aspek ekonomi yang dihadapi masyarakat menjelang lebaran, mulai dari stabilitas harga hingga kelancaran rantai pasok barang,” jelasnya.
Bupati Kampar juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah harus tetap siaga penuh selama masa menjelang hingga perayaan Idul Fitri.
“Kita tidak akan ada libur. Saya sendiri akan tetap berada di Bangkinang untuk memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Ia juga meminta OPD terkait untuk memetakan daerah-daerah yang rawan kemacetan serta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Selain itu, seluruh alat berat milik pemerintah daerah diminta untuk disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusakan jalan atau kendala lainnya.
“Di saat masyarakat libur, justru pemerintah harus hadir untuk memberikan pelayanan. Daerah-daerah rawan macet harus kita antisipasi, dan seluruh alat berat harus standby,” tambahnya.
Sebagai langkah awal, Bupati Kampar meminta agar seluruh persiapan dimulai sejak saat ini, termasuk menjadwalkan rapat khusus guna mematangkan berbagai langkah strategis dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Kampar.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. (Diskominfo Kampar )



Social Footer