Riautama.com_Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar lomba adzan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian berbasis keagamaan bagi warga binaan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang warga binaan. Para peserta tampil secara bergantian mengumandangkan adzan dengan memperhatikan ketepatan lafaz, makhraj huruf, serta keindahan dan kekuatan suara, sehingga menghadirkan suasana religius di lingkungan rutan.
Untuk menjamin objektivitas penilaian, Rutan Dumai melibatkan dewan juri dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai. Penilaian dilakukan secara profesional dengan mengacu pada aspek tajwid, adab, serta kualitas vokal peserta.
Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
“Melalui lomba adzan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keagamaan serta membentuk karakter warga binaan agar lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki bekal spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu warga binaan peserta lomba mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus menjadi titik balik untuk meningkatkan kualitas diri.
“Kami merasa kegiatan seperti ini selain melatih keberanian, juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Lomba adzan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HBP ke-62 yang diisi dengan berbagai kegiatan positif lainnya. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan secara serentak pada puncak peringatan HBP ke-62 bersama seluruh hasil perlombaan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Dumai terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga menyentuh aspek spiritual, guna membentuk warga binaan yang siap kembali ke masyarakat dengan nilai-nilai positif dan semangat perubahaln**/Eld



Social Footer