Rokan Hulu riautama.com Ketua Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kabupaten Rokan Hulu, Faisal Purba, mendesak Polres Rokan Hulu menggelar konferensi pers untuk membuka secara transparan hasil Operasi Antik Narkoba 2026 dan sejumlah pengungkapan kasus narkoba lainnya. Sabtu 4Juli 2026.
Desakan itu disampaikan menyusul viralnya sejumlah pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Rohul, termasuk yang disertai penemuan senjata api dan puluhan butir amunisi.
Faisal Purba meminta kepolisian merinci 6 poin penting kepada publik.
"Perlu keterbukaan informasi. Berapa total tersangka dalam operasi antik narkoba, berapa total narkoba yang disita dan jenis apa saja, selain narkoba apa saja yang turut disita, berapa orang yang mendapat asesmen medis, apakah asesmen itu sudah sesuai dengan penerapannya, dan total jumlah uang yang disita," ujar Faisal Purba.
Ia menilai publik berhak mengetahui secara utuh penanganan terhadap para tersangka, khususnya terkait asesmen medis dan hukum yang menjadi dasar penentuan status pengguna atau pengedar.
"Asesmen medis ini penting untuk memastikan apakah penanganannya sudah sesuai SOP BNN dan Polri. Jangan sampai ada yang seharusnya direhabilitasi justru diproses hukum, atau sebaliknya," jelas Faisal.
Selain itu, keterbukaan terkait jumlah uang yang disita juga penting sebagai bentuk transparansi dalam penegakan hukum dan pemotongan mata rantai peredaran narkoba.
"Konferensi pers ini bentuk pertanggungjawaban Polri kepada masyarakat. Kami mendukung penuh pemberantasan narkoba, tapi masyarakat juga berhak tahu hasilnya secara detail," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Rokan Hulu belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal konferensi pers.
Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Rohul diketahui telah beberapa kali melakukan pengungkapan besar. Terakhir di Desa Payung Sekaki, Tambusai Utara dengan barang bukti puluhan gram sabu dan 33 butir amunisi.
Pihak SPRI berharap Polres Rohul segera merespon dan menggelar Press Relaase resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. (Red)



Social Footer