Pasaman,RIAUTAMA COM — Bupati Pasaman, Welly Suhery, melantik dan mengambil sumpah jabatan 90 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Senin (20/7), di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman.
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Welly menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap integritas, profesionalisme, serta memastikan tidak ada praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pengangkatan kepala sekolah.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan nyata di dunia pendidikan.
"Keberhasilan pembangunan pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di setiap satuan pendidikan. Kepala sekolah harus mampu menjadi penggerak perubahan, membangun budaya kerja yang disiplin, inovatif, dan berintegritas demi meningkatkan mutu pendidikan," ujarnya.
Menurutnya, kepala sekolah memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, membangun karakter peserta didik, serta meningkatkan prestasi sekolah melalui tata kelola yang efektif dan akuntabel.
Bupati juga mengajak seluruh kepala sekolah memperkuat sinergi dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap program pendidikan berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.
"Seluruh jajaran pendidikan harus bergerak dalam satu komando, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Pendidikan yang maju hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama, integritas, dan komitmen yang kuat," tegasnya.
Selain menekankan pentingnya transformasi kepemimpinan di dunia pendidikan, Bupati Welly memastikan proses pengangkatan dan pelantikan kepala sekolah telah dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, serta berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Ia secara khusus mengingatkan bahwa tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun selama proses pelantikan. Karena itu, apabila terdapat oknum yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Pasaman dan meminta imbalan dengan janji jabatan tertentu, masyarakat diminta segera melaporkannya agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di akhir arahannya, Bupati berharap seluruh kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjadi teladan dalam menjunjung integritas, meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Usai dilantik suasana mulai terasa haru. Sejumlah kepsek yang dilantik ada yang menangis ada yang tertawa bahagia. Mereka ada juga yang terlihat bersalam-salaman dan saling menyemangati. (UL)



Social Footer