PEKANBARU – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme Polisi Wanita (Polwan) di jajaran Polda Riau. Salah satunya melalui program pelatihan public speaking yang diikuti 70 Polwan dari berbagai satuan kerja.
Pelatihan yang diselenggarakan Biro SDM Polda Riau tersebut dilaksanakan selama dua hari, Selasa–Rabu, 4–5 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat SDM Polda Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi Polwan yang menjadi perhatian Kapolda Riau.
Dalam pelaksanaannya, Karo SDM Polda Riau Kombes. Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H. selaku Pembina Harian Polwan turut mendorong terlaksananya program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polwan, khususnya dalam kemampuan komunikasi, kepercayaan diri dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan pelatihan dibuka pada Selasa (4/8/2026) oleh Kabag Dalpers Ro SDM Polda Riau AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K. Pembukaan tersebut turut dihadiri Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensa, S.S., M.H., Kasubbagrenmin SDM KP Mulyana, S.I.K., serta Ps. Kasubbag Kompeten AKP Marito Siregar, S.H.
Pelatihan menghadirkan Linda Nur Lestari, S.E., CMT. sebagai narasumber. Para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga mengikuti praktik dan roleplay activity untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dalam berbagai situasi yang dihadapi saat bertugas.
Sejumlah materi yang diberikan meliputi teknik berbicara dan berperilaku sebagai Polwan negosiator ketika menghadapi masyarakat dalam aksi demonstrasi, teknik berbicara di depan kamera dan media sosial, Impactful Communication and Public Speaking, hingga praktik komunikasi melalui simulasi.
Pada hari pertama, pelatihan diikuti 35 Polwan yang berasal dari Polresta Pekanbaru, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditreskrimum, Ditlantas, Ditbinmas, SPKT dan Bidhumas Polda Riau. Jumlah peserta yang sama juga mengikuti pelatihan pada hari kedua.
Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensa, S.S., M.H., mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Kapolda Riau untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Polwan.
“Ini merupakan salah satu program Bapak Kapolda Riau untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Polwan. Public speaking sangat penting karena Polwan dalam pelaksanaan tugas bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dituntut mampu berkomunikasi dengan baik dalam berbagai situasi,” ujar Vera.
Menurut Vera, kemampuan komunikasi bukan hanya dibutuhkan ketika Polwan memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kemampuan negosiasi, penyampaian informasi maupun komunikasi melalui media.
“Polwan harus mampu berbicara dengan tenang, humanis, percaya diri dan tepat sasaran. Baik saat memberikan pelayanan, menghadapi masyarakat, melakukan negosiasi ketika terjadi demonstrasi, maupun saat menyampaikan informasi melalui kamera dan media sosial,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan metode praktik dan roleplay menjadi bagian penting dalam pelatihan karena peserta dapat langsung mempraktikkan teknik komunikasi yang telah dipelajari.
“Kami ingin Polwan tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani tampil, mampu mengatur gestur, intonasi dan bahasa tubuh serta dapat menyampaikan pesan secara efektif. Harapannya, kemampuan ini benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Biro SDM Polda Riau dalam mendukung program Kapolda Riau di bidang peningkatan kualitas personel. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Polwan diharapkan semakin profesional, percaya diri dan mampu menjadi komunikator yang efektif di tengah masyarakat.
Dengan kemampuan public speaking yang semakin baik, Polwan diharapkan tidak hanya tampil sebagai sosok yang profesional dalam menjalankan tugas Kepolisian, tetapi juga mampu menjadi representasi Polri yang humanis, komunikatif dan dekat dengan masyarakat.



Social Footer